Mendeteksi Kanker Payudara Dengan Mudah

Mendeteksi Kanker Payudara Dengan Mudah

45 views
0

Kanker payudara masih menjadi salah satu penyakit yang paling dikhawatirkan oleh banyak wanita, tergolong di Indonesia. Momok ini dibuktikan oleh data yang dihimpun WHO. Data menunjukkan jumlah penderita kanker payudara di Indonesia naik sebanyak tujuh kali lipat. Maka diharapkan semua wanita dapat menjaga kesehatan payudara sedini mungkin. Rutin lakukan deteksi dini dapat menjadi langkah-langkah jitu untuk cegah kanker payudara. Perihal ini diungkapkan oleh dokter spesialis bedah onkologi, dr. M. Yadi Permana, Sp. B (K) Onk. dr. Yadi menyebut, ada beberapa langkah-langkah untuk mencegah kanker payudara, salah satunya melalui deteksi sejak dini. Gerakan ini lebih dikenal dengan sebutan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri), dengan menggunakan tangan dan penglihatan untuk memeriksa adanya perubahan fisik pada payudara.

Mendeteksi Kanker Payudara Dengan Mudah

Cara untuk lakukan deteksi dini juga cukup gampang. Raba seluruh permukaan buah dada Anda, rasakan apakah terdapat benjolan. Lalu amati dengan teliti apakah ada perubahan bentuk, warna atau tekstur kulit seperti kulit jeruk. Gerakan tersebut wajib dilakukan dalam berbagai posisi, yaitu saat kedua tangan berada di samping tubuh, ketika kedua tangan diangkat ke atas, lalu posisi menunduk dan juga saat berbaring. Menurut dr. Yudi yang membuka praktek di Rs. Pondok Indah, waktu terbaik untuk melakukan pemeriksaan payudara adalah tujuh hari setelah masa menstruasi. “Ketika wanita dalam masa haid, terjadi banyak sekali perubahan hormon pada tubuh wanita. Seperti nyeri serta timbul bengkak pada payudara. Sehingga pemeriksaan tersebut menjadi kurang efektif.  Maka baiknya pemeriksaan dilakukan tujuh hari setelah masa haid, saat hormon wanita telah kembali stabil,” ucapnya.

Lebih lanjut dr. Yadi mengatakan, sebaiknya periksakan diri ke dokter pakar langsung jika merasa ragu melakukan inspeksi sendiri. Dr. Yadi juga memberikan saran, bagi wanita yang berusia 20-39 tahun, sebaiknya menjalani inspeksi klinis payudara oleh dokter dalam medical check up setidaknya 3 tahun sekali. Setelah melalui usia 40, sebaiknya inspeksi klinis payudara dilakukan setidaknya sekali setahun. Tujuan pemeriksaan ini adalah, jika ada perubahan yang mengarah pada kondisi serius agar dapat ditangani sedini mungkin.

About author