Sisi Gelap Dunia Kecantikan Wanita

Sisi Gelap Dunia Kecantikan Wanita

39 views
0

Seorang yang dikenal sebagai dating coach dan motivator spesialis asmara dikritik, sebab menulis pernyataan di akun Twitter soal wanita mesti tampil cantik supaya bisa menarik perhatian versus jenis dan mendapat pasangan. Pernyataan sang motivator mengenai wanita mesti cantik agar laki-laki tertarik memang terbilang masuk akal, sebab nyatanya sebagian pria menyukai wanita cantik, walau preferensi dalam mencari pasangan tentunya tak selalu berpatokan pada kecantikan semata.

Sisi Gelap Dunia Kecantikan Wanita

Standarisasi Kecantikan
Menjadi cantik dikenal sebagai sebuah proses perjuangan tersendiri bagi sebagian wanita. Tak ayal, pernyataan sang motivator terdengar provokatif bagi wanita yang begitu memahami bahwa selama ini standarisasi kecantikan bersifat semu. Demi mengikuti tafsir tunggal kecantikan ini seolah mengamini istilah, aneka macam risiko yang harus ditempuh seorang perempuan. Padahal, kejadian standarisasi kecantikan wanita tersebut terbukti berakibat pada pola pikir dan kondisi psikologis. Akibat dari obsesi yang berlebihan tersebut bisa menjadi pemicu awal terjadinya depresi.

Minim Edukasi
Sudah semestinya media dan berbagai brand kecantikan mengambil peran untuk mengedukasi kaum wanita salah satu triknya dikenal sebagai meningkatkan kesadaran perempuan bakal pentingnya mengenal berbagai istilah kimia yang dipakai dalam satu produk kecantikan. Maraknya kejadian beauty influencers pada zaman digital tentu juga menjadi penyegaran tersendiri bagi dunia kecantikan, dimana mereka biasanya menjaga independensi supaya selalu objektif memberikan informasi kecantikan yang tidak menyesatkan. Selain beauty influencers, kampanye menjadi cantik yang sehat dan betul juga telah tidak sedikit diangkat oleh media dan forum online khusus perempuan, namun lagi-lagi segmentasinya masih sungguh terbatas.

Jangan sampai sakit
Sampai sekarang, penggunaan kosmetik ilegal dan berbahaya seperti krim wajah tanpa merek dan tanpa izin BPOM masih marak, terutama krim yang mampu membuat wajah menjadi kelihatan ‘putih’ dalam waktu singkat. Penjualannya bahkan gampang diakses melalui media sosial. Merawat kecantikan pastinya tak wajib mengubah masing-masing karakter unik yang kita miliki. Selama kita menjaga kebersihan tubuh dan menjalani pola hidup sehat, penampilan bakal tidak dekat lebih segar dan tentunya bisa terlihat cantik, since make up is not for everyone…

About author