Efek Kalimat Negatif Yang Luar Biasa Untuk Kehidupan Seseorang

Efek Kalimat Negatif Yang Luar Biasa Untuk Kehidupan Seseorang

18 views
0

Kehidupan dan nasib banyak orang seringkali berakhir persis seperti apa yang sering diucapkannya. Apa yang Anda katakan tersebut kemungkinan besar adalah apa yang akan Anda dapatkan.

Efek Kalimat Negatif Yang Luar Biasa Untuk Kehidupan Seseorang

Seringkali dalam kehidupan sehari-hari, kita mendengar ada pasangan suami istri yang  berbicara dengan buruk terhadap satu sama lain, tidak menyadari bahwa kata-katanya itu bisa benar-benar berkontribusi atau berpengaruh terhadap masalah relasional yang mereka alami.

Lebih sulit untuk berbicara tentang kehidupan atau masalah pribadi secara personal dan sangat mudah untuk mengeluh dan mengeluh tentang karakter dan perbuatan orang lain. Pertengkaran yang terjadi di rumah cenderung tumbuh dan cepat menjadi isu serius yang ditimbulkan akibat keluhan kecil yang terbilang sepele.

Tidak ada yang menyarankan bahwa setiap masalah harus diabaikan begitu saja. Namun sebaiknya, masalah tersebut didiskusikan dan dipecahkan secara baik-baik agar tercapainya suatu tujuan yang dimaksud. Jika terus-menerus berbicara negatif tentang pasangan atau keluarga tidak akan menyelesaikan apapun. Justru hal ini akan semakin memperburuk keadaan.

Seorang penulis, public speaker, dan strategic life coach, Dr. Abri Brancken mengatakan saya telah bertemu dengan banyak pria dan wanita yang menjadi korban perkataan negatifnya sendiri. Sebagai contoh, Orangtua sering membuat kesalahan yang sama dengan melabeli anaknya sendiri sebagai, “bocah bandel”, “Anak yang nakal”, atau bahkan mengatakan hal-hal seperti; “Dasar kamu anak kecil yang bandel dan bodoh”.

Orangtua mengharapkan anak-anaknya berperilaku baik, namun ironisnya sering menyatakan bahwa mereka anak kecil yang bodoh dan nakal, seringkali terjadi saat orangtua sedang marah dan tidak mampu mengontrol emosinya. Ingat, kata-kata dapat membentuk sesuatu, orang dan keadaan. Anda harus mengerti dan sadar bahwa kekuatan hidup dan mati itu ada di lidah, secara harfiah.

About author