Meningkatnya Minat “CaMaBa” Terhadap Kampus ITS

Meningkatnya Minat “CaMaBa” Terhadap Kampus ITS

13 views
0

Calon mahasiswa baru pendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang memilih Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus bertambah. Tahun ini, total pendaftarnya mencapai 20.617 pendaftar. Anggota tim penerimaan mahasiswa baru ITS Dr. Eng Siti Machmudah mengatakan, pendaftar pada tahun ini meningkat sebanyak 26%. Tahun lalu pendaftar di ITS hanya sekitar 11.573 orang.

Meningkatnya Minat “CaMaBa” Terhadap Kampus ITS

“Hal ini disebabkan karena regulasi pemerintah yang mengisyarakatkan pendaftar SNMPTN hanya sekolah berakreditasi A sebanyak lima puluh persen saja,” ujar Siti Machmudah.

Dari total 11.573 pendaftar tahun lalu, hanya 1.059 orang yang diterima di ITS. “Seleksi SNMPTN di ITS dilakukan dengan ketat dan teliti kepada setiap penerimaan calon mahasiswa baru,” sambung dosen Departemen Teknik Kimia tersebut.

Naiknya peminat di ITS pada tahun ini disebabkan karena kualitas kampus yang semakin baik semenjak diangkat menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH). Selain itu, juga ada faktor banyaknya prestasi yang dihasilkan kampus ITS. Serta alumni yang banyak diterima kerja beberapa perusahaan terkenal.

Dari 20.617 pendaftar SNMPTN yang memilih ITS, 10.165 calon mahasiswa di antaranya menempatkan ITS sebagai pilihan pertama. Sisanya pilihan kedua dan ketiga. Departemen yang paling banyak diminati pada tahun ini masih sama seperti tahun lalu, yakni Departemen Teknik Informatika. Sedangkan, departemen paling sedikit peminatnya, yakni Double Degree Teknik Sistem Perkapalan.

Dari keseluruhan pendaftar SNMPTN ITS, sebanyak 2.343 pendaftar melalui jalur Bidikmisi. Adalah program bantuan biaya pendidikan yang diberikan pemerintah kepada calon mahasiswa yang memiliki latar belakang keluarga tidak mampu secara ekonomi. Namun mereka mampu secara akademik.

Dengan begitu, mereka masih punya kesempatan untuk mengenyam pendidikan hingga meraih titel sarjana. “Pemberian bantuan Bidikmisi ini bisa menekan angka kemiskinan dan membuat peningkatan pada masyarakat yang berpendidikan sarjana,” ungkap Siti Machmudah .

About author