Mahasiswa Berlomba Berebut Tiket Ke Korea

Mahasiswa Berlomba Berebut Tiket Ke Korea

14 views
0

King Se Jong Institute (KSI) Surabaya menggelar kompetisi pidato bahasa Korea. Acara berlangsung di Kampus UK Petra, Surabaya. Kompetisi tersebut bertujuan mengasah kemampuan dan kelancaran peserta dalam berbahasa Korea. Sebanyak 17 peserta mengikuti kompetisi. Mereka adalah mahasiswa dari berbagai kampus. Di antaranya Universitas Airlangga dan Universitas Kristen Petra. Temanya seputar budaya Korea Selatan yang membuat hati bergetar.

Direktur King Se Jong Institute Surabaya Liliek Soelistyo mengatakan, ada sejumlah kategori yang menjadi penilaian. Yakni, pelafalan, gestur tubuh, dan alur cerita atau pidato yang mudah dimengerti. “Berbagai macam obyek yang jadi bahan pidato. Ada peserta yang berpidato tentang Kimchi (makanan khas Korea) atau lagi K-Pop,” kata Liliek ditemui wartawan di kampus UK Petra Surabaya.

Mahasiswa Berlomba Berebut Tiket Ke Korea

Karenanya, pesertanya tidak hanya sekadar mampu berbahasa Korea. Mayoritas sudah melalui proses atau kegiatan belajar bahasa Korea selama beberapa tahun di King Se Jong Institute. Hadiah bagi pemenang pertama berupa kesempatan mengunjungi Negeri ginseng. Pemenang juga akan diikutkan dalam kompetisi serupa. Namun kontestan dari negara lain.

Sedangkan juaradua akan berkesempatan belajar bahasa Korea lanjutan selama 10 minggu. “Juara pertama akan kami kirim ke Korea Selatan. Mereka akan kembali berkompetisi dalam bahasa dan budaya Korea dengan pemenang dari negara lain,” terang Liliek. Melisa Dewi, salah seorang juara harapan 1 mengaku tidak secara spontan berpidato di depan penonton dan juri. Dia sudah mempersiapkan script yang ditulis dengan bimbingan gurunya.

Gadis penggemar K-Pop itu berpidato tentang nikmatnya makanan Korea Selatan. Namun Melisa tidak secara spesifik membicarakan satu jenis masakan tertentu. “Saya latih sampai hafal dan lancar. Intonasi dan pelafalan juga saya perhatikan,” ucap Melisa.

About author