Saat Bepergian, Inilah Olahraga Ringan Yang Bisa Dilakukan!

Saat Bepergian, Inilah Olahraga Ringan Yang Bisa Dilakukan!

9 views
0

Tidak sedikit orang yang melupakan rutinitas olahraga selama bepergian alias traveling, baik karena urusan bisnis atau berlibur bersama keluarga. Sah-sah saja kalau Anda ingin memberikan kesempatan bagi tubuh Anda untuk ‘meliburkan diri’ dari kebiasaan olahraga, ditambah dengan berwisata kuliner yang menggugah selera. Namun hati-hati, selepas bepergian malah bisa membuat berat badan Anda naik, lho! Lantas, adakah olahraga ringan yang dapat dilakukan saat bepergian?

Beragam jenis olahraga ringan saat bepergian

Annette Lang, seorang pelatih bersertifikat asal New York, mengungkap kepada New York Times bahwa seseorang yang sedang bepergian tetap bisa aktif berolahraga, bahkan di dalam kendaraan sekali pun. Pasalnya, ada beberapa jenis olahraga ringan yang tidak membutuhkan alat apa pun sehingga memudahkan Anda untuk berolahraga.

Nah, berikut adalah berbagai pilihan olahraga ringan yang bisa Anda lakukan saat sedang bepergian.

1. Berjalan

Duduk terlalu lama di pesawat, mobil, atau kereta api dapat membuat tubuh terasa kaku dan pegal-pegal. Untuk mengatasinya, cobalah curi-curi waktu untuk berjalan-jalan sebentar di kabin pesawat, lorong gerbong kereta, atau di rest area untuk meluruskan kaki. Ya, berjalan adalah salah satu olahraga ringan yang bisa dilakukan selama bepergian. Nyatanya, berjalan kaki beberapa langkah saja dapat membantu membakar kalori dalam tubuh.

Setelah sampai di tempat tujuan, usahakan untuk rutin berjalan kaki di pagi hari sambil menghirup udara segar dan menikmati pemandangan di sekitar Anda. Beberapa ahli menyarankan Anda untuk berjalan kaki sebanyak dua kali sehari agar kalori yang terbakar semakin banyak. Bila masih bisa dijangkau, raihlah lokasi wisata tujuan Anda dengan berjalan kaki, ketimbang naik kendaraan. Selain lebih ekonomis, ini juga bisa membuat tubuh Anda tetap bugar walau sedang bepergian.

2. Peregangan

Faktanya, bepergian dengan kendaraan apa pun berisiko menimbulkan cedera pada tubuh. Pasalnya, duduk di posisi yang sama untuk jangka waktu yang lama dapat menyebabkan kram dan memicu penggumpalan darah, atau disebut dengan deep vein thrombosis. Untuk mengatasinya, lakukan sejumlah gerakan peregangan untuk mengurangi tekanan berlebih pada otot-otot tubuh Anda. Sirkulasi darah Anda menjadi lebih lancar dan membuat perjalanan Anda menjadi lebih nyaman.

3. Lari

Bagi Anda yang rutin olahraga lari, Anda tetap bisa meneruskan kebiasaan sehat ini selama bepergian. Ini karena olahraga lari termasuk salah satu jenis olahraga ringan dan mudah dilakukan oleh siapa saja dan di mana saja. Masukkan sepatu lari paling nyaman ke dalam koper dan buatlah jadwal olahraga lari saat pagi atau sore hari. Bagi Anda yang berlibur ke pantai, Anda juga bisa melakukan olahraga lari tanpa alas kaki untuk memberikan sensasi refleksi alami di bagian kaki. Dijamin, sistem kekebalan tubuh akan semakin kuat dan berat badan tetap ideal.

4. Berenang

Banyak hotel maupun tempat wisata yang menawarkan fasilitas kolam renang yang bisa Anda manfaatkan. Maka itu, selalu sertakan pakaian renang ke dalam daftar barang bawaan Anda selama bepergian. Renang merupakan salah satu olahraga favorit banyak orang, terlebih anak-anak. Olahraga renang dapat membantu membakar kalori tubuh sekaligus menjaga berat badan ideal. Yuk, ajak keluarga Anda untuk berwisata sekaligus berolahraga bersama dengan berenang!

5. Body-weight exercise

Anda tak perlu repot-repot mencari tempat gym atau membawa alat olahraga saat berlibur. Anda bisa melakukan body-weight exercise untuk membantu menjaga kekuatan otot dan membakar lemak. Latihan body-weight hanya mengandalkan beban tubuh Anda sendiri, tidak perlu pakai alat tambahan.

Dari sekian banyak aktivitas yang sudah Anda rancang selama bepergian, luangkanlah waktu beberapa menit di pagi hari untuk melakukan body-weight exercise seperti push-up, plank, atau squat. Lakukan push-up, plank, dan squat masing-masing 20 kali dengan jeda 5 menit sebelum ganti gerakan. Setelah itu, ulangi sebanyak 3-4 kali atau sampai Anda sudah bergerak setidaknya selama 5 menit (tidak termasuk jeda).

About author