PESAN WISMOYO ARISMUNANDAR KEPADA PRABOWO: SEBAGAI KOMANDAN, KAMU HARUS DEKAT DENGAN TUHAN!

PESAN WISMOYO ARISMUNANDAR KEPADA PRABOWO: SEBAGAI KOMANDAN, KAMU HARUS DEKAT DENGAN TUHAN!

5 views
0

Jakarta – “There are no bad soldier, only bad commander,” ucap Prabowo dalam diskusi yang ditayangkan lewat Facebook oleh DIGDAYA TV. Lebih kurang artinya, tidak ada prajurit (anak buah) yang salah, yang ada hanyalah komandan (pemimpin) yang tidak baik (dalam memimpin).

Menurut Prabowo menjadi pemimpin itu cukup berat karena harus memberikan contoh kepada bawahannya meski demikian Prabowo merasa bersyukur karena para komandannya selalu memberikan contoh yang baik.

“Menjadi pemimpin itu tidak mudah karena harus memberi contoh. Saat di militer saya beruntung karena dipimpin oleh para komandan yang selalu memberi contoh baik,” kenang Prabowo.

Salah satu komandan Prabowo di kesatuannya adalah Wismoyo Arismunandar dan beliau adalah salah satu komandan yang memberikan contoh serta tauladan yang baik kepada prajuritnya.

Prabowo mengisahkan pengalamannya dipimpin oleh Wismoyo Arismunandar, yang memberikan jimat agar selamat di medan pertempuran.

“Pada tahun 1978 saya masih Letnan Satu dan ditugaskan menjadi Komandan Kompi Kopassandha (Komando Pasukan Sandhi Yudha). Sebuah kehormatan karena saat itu saya adalah yang termuda menjadi komandan Kompi dan dipercaya memimpin pasukan ke Timor Timur,” kata Prabowo.

“Salah satu komandan saya saat itu adalah Pak Wismoyo Arismunandar dengan pangkat Letnan Kolonel. Suatu saat, sehari sebelum berangkat operasi ke Timor Timur, beliau memanggil saya untuk menghadap. Beliau tanya, Prabowo, kau sudah siap berangkat?” Tanya Wismoyo kepada Prabowo.

“Saya jawab bahwa semua sudah siap. Mulai dari pasukan, senjata, logistik, obat-obatan, dan seluruh perlengkapan lain. Tapi masih ada yang kurang dari semua yang saya laporkan. Hingga beliau mengatakan dan mengingatkan,” pesan Wismoyo.

Prabowo mengisahkan bahwa dirinya mendapatkan pelajaran spiritual dari Wismoyo Arismunandar tentang seorang pemimpin harus dekat dengan Tuhan karena memiliki tanggung jawab atas nyawa para prajuritnya.

PESAN WISMOYO ARISMUNANDAR KEPADA PRABOWO: SEBAGAI KOMANDAN, KAMU HARUS DEKAT DENGAN TUHAN!

PESAN WISMOYO ARISMUNANDAR KEPADA PRABOWO: SEBAGAI KOMANDAN, KAMU HARUS DEKAT DENGAN TUHAN!

“Kau ini masih muda tapi sudah diberi tanggung jawab memimpin kompi. Ada 100 orang yang kau pimpin untuk pergi berangkat operasi militer. Berangkat operasi militer itu artinya pergi menghadap maut. Ada 100 orang yang nyawanya ada di pundakmu. 100 orang itu juga punya keluarga yang artinya keluarga mereka berharap kepadamu.”

“Kau masih muda tapi sudah diberi beban besar. Sebagai komandan, kau harus rajin sholat dan ibadah. Kau harus dekat dengan Tuhan! Hingga kini pesan tersebut masih saya ingat,” kenang Prabowo.

“Setelah itu saya disuruh datang ke rumah beliau. Saya kira saat itu akan diberi “sangu” untuk tambahan sebelum perang, ternyata saya diberi sajadah agar tetap ingat ibadah dan dekat dengan Tuhan. Itu adalah contoh yang baik dari komandan saya untuk mengingatkan. Karena ketika semua usaha sudah dilakukan, kita tidak boleh lupa untuk menyerahkan sisanya kepada Tuhan. Komandan saya mengingatkan itu kepada saya dengan memberikan contoh,” kenang Prabowo.

Seorang tentara yang maju terdepan menghadapi maut demi kedaulatan bangsanya dengan tanggungjawab 100 pasukannya adalah sebuah pengalaman spiritual tersendiri.

Suri tauladan yang diberikan Wismoyo Arismundandar ini sedikit banyak mempengaruhi Prabowo dalam bagaimana memperlakukan dan memimpin prajurit sehingga hingga kini Prabowo tetap dicintai oleh semua prajurit yang pernah dipimpinnya.

Prabowo sudah membuktikan bakti dirinya kepada bangsa ini di medan pertempuran. Prabowo juga menorehkan berbagai macam prestasi yang mengharumkan negeri ini. Sikap kepemimpinan seorang Prabowo-lah yang kini didambakan oleh rakyat untuk menyelesaikan semua permasalahan bangsa ini.

Kami bersamamu jendral!

 

About author

Your email address will not be published. Required fields are marked *