Tim Prabowo-Sandi Satukan Pendapat Sejumlah Ahli Dalam Persiapan Debat

Tim Prabowo-Sandi Satukan Pendapat Sejumlah Ahli Dalam Persiapan Debat

8 views
0

Jakarta – Tim pasangan calon presiden dan wakil presiden no urut 02 Prabowo-Sandi gabungkan pendapat dari sejumlah ahli dalam persiapan debat pertama, yang akan di lakukan pada 17/01/2019 mendatang.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi Priyo Budi Santoso mengungkapkan, mantan pimpinan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia Bambang Widjojanto menjadi salah satu sumber referensi yang di mintai nasihat untuk di masukan ke dalam debat perdana yang bertemakan hukum, HAM, korupsi, dan juga terorisme. Hal itu di ungkapkan Priyo, pada 07/01/2019.

“Mas BW (sapaan singkat Bambang Widjojanto) kemarin informal, tapi kemudian kami tarik langsung,” ungkapnya.

Priyo mengatakan, Bambang di ambil untuk menjadi pengusul, usai namanya dihilangkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dari daftar pembicara debat pertama. Pada saat ini, Bambang menjabat sebagai Ketua Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan di bidang Pencegahan Korupsi.

Bambang merupakan pembicara yang di usulkan oleh BPN. Karena dia di hapus, TKN harus membatalkan salah satu pembicara yang di usulkan. Koordinator Indonesia Corruption Watch Adnan Topan Husodo juga telah di hapus dari daftar bersamaan dengan Bambang.

Tim Prabowo-Sandi Satukan Pendapat Sejumlah Ahli Dalam Persiapan Debat

Tim Prabowo-Sandi Satukan Pendapat Sejumlah Ahli Dalam Persiapan Debat

Bukan hanya Bambang saja yang di minta usulan, tetapi juga ada pakar yang di minta pendapatnya, yakni Laode Masihu Kamaluddin. Laeode merupakan anggota dari Majelis Permusyawaratan Rakyat di Sulawesi Tenggara periode 1993-1997 dan 1999-2004. Pada saat ini, dia menjadi dosen di sejumlah perguruan tinggi. Dan dia juga sempat menjadi Rektor Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang di periode 2009-2013.

“Betul, (Laode) termasuk,” ujar Priyo.

Sekretaris Jenderal Partai berkarya itu menjelaskan, ada beberapa nama lainnya yang menjadi pembimbing debat Prabowo-Sandi. Karena, mereka merupakan para ahli hukum dan aktivis antikorupsi yang di kenal di publik.

“Nama itu sangat familiar termasuk di kalangan pers. Anda akan mengakui reputasinya,” jelasnya.

Ada juga mantan komisioner Komnas HAM yang saat ini telah bergabung, di antaranya Siane Indriani dan Ansori Sinungan. Mereka tercatat menjadi juru bicara dari Badan Pemenangan.

About author