Komitmen Prabowo-Sandi Untuk Bebaskan Biaya Tol Jika Masa Konsesinya Selesai

Komitmen Prabowo-Sandi Untuk Bebaskan Biaya Tol Jika Masa Konsesinya Selesai

78 views
0

Jakarta – Mantan staf khusus Menteri PU, Suhendra Ratu Prawiranegara, mengungkapkan, bahwa bacaan terkait dengan tingginya harga tol di Indonesia di tanggapi berbagai macam oleh pemerintah. Seperti Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri PPPN/Kepala Bappenas. Dia mengharapkan pemerintah jujur dengan kebenaran tingginya harga tol di Indonesia. Hal itu di sampaikannya lewat keterangan tertulis, pada 10/02/2019.

“Data yang kami himpun ini berdasar dari berbagai sumber di beberapa negara, di antaranya Malaysia dan Brasil. Sebagai contoh tarif tol Johor Baru ke Kuala Lumpur dalam kisaran 50.5 ringgit Malaysia, jarak Johor Baru-Kuala Lumpur berkisar 350 kilometer,” ungkap Suhendra Ratu Prawiranegara.

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga menuturkan, bahwa bila di hitung ke dalam rupiah, kurs 1 RM yakni Rp.3.400, kemudian per kilometer tarif tol Kuala Lumpur-Johor Baru yaitu Rp490.

“Bisa dikatakan, dengan performa standar pelayanan, fasilitas yang terdapat pada jalan tol Johor-KL tersebut, tarif tol yang dikenakan sangat murah. Secara pribadi, kami sudah berkali-kali melewati jalan tol ini,” tuturnya.

Dia memberikan contoh yang lain, seperti biaya tol di negara Brasil, Amerika Selatan. Dia menyebut, bahwa di negara ini, rata-rata tarif tol berada di kisaran Rp420 untuk per kilometernya.

“Jarang sekali terdapat kemacetan di jalan tol. Keselamatan pengguna jalan menjadi utama, ada juga keistimewaan bagi manula dan bumil (ibu hamil) yang tidak boleh antre (prioritas) saat akan melintas di pintu tol,” kata Suhendra.

Komitmen Prabowo-Sandi Untuk Bebaskan Biaya Tol Jika Masa Konsesinya Selesai

Komitmen Prabowo-Sandi Untuk Bebaskan Biaya Tol Jika Masa Konsesinya Selesai (pojokutama.com)

Bila di bandingkan dengan biaya tol ruas trans-Jawa yang memiliki rata-rata sekitar Rp1.000-Rp1.500 per kilometer, tentu biaya tol di Malaysia dan juga Brasil itu mempunyai tarif yang lebih murah jika di bandingkan dengan Malaysia dan Brasil yang mempunyai biaya tol lebih rendah.

Jika pemerintahan menyatakan, bahwa pembanding dengan biaya tol Jagorawi dan juga Cikampek lebih rendah, masyarakat harus memandangnya dari bermacam sudut pandang.

“Justru pada dua ruas tol tersebut sudah layak digratiskan. Kenapa justru masih diberlakukan tarif bagi pengguna jalan tol? Pertimbangannya adalah masa konsesi jalan tol Jagorawi sudah berakhir beberapa tahun lalu. Bukan malah justru tetap dikenakan tarif/biaya tol yang membebani masyarakat pengguna jalan,” ujarnya.

Penghilangan biaya tol di ruas-ruas tol yang sudah selesai masa konsensinya akan di jadikan pengutamaan untuk pemerintahan pasangan capres-cawapres no urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno bila nantinya terpilih di Pilpres 2019 mendatang.

“Pertimbangan atas penghapusan tarif jalan tol pada ruas yang telah berakhir masa konsesinya, tentu sudah mengembalikan biaya investasi dan memberikan keuntungan kepada pengelola (BUJT atau investor), tentu dengan mempertimbangkan peraturan perundangan yang berlaku,” tutupnya.

About author