Janji Prabowo-Sandi Untuk Kembalikan TKI Dan TKW Bermasalah

Janji Prabowo-Sandi Untuk Kembalikan TKI Dan TKW Bermasalah

29 views
0

Jakarta – Pasangan calon presiden dan wakil presiden no urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno berjanji untuk mengembalikan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di luar negeri, khusunya yang problematis atau bermasalah.

Hal tersebut di ungkapkan oleh Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Rahayu Saraswati di Media Center Prabowo-Sandi, Jl. Sriwijaya I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada 11/2/2019. Dia mengungkapkan, bukan hanya TKI saja tetapi Tenaga Kerja Wanita (TKW) pun di kembalikan bila bermasalah.

Rahayu menjelaksan, bila pasangan capres-cawapres no urut 02 Prabowo-Sandi di berikan amanat untuk memimpin Indonesia, berjanji mengembalikan TKI dan TKW yang bermasalah dengan cara lambat-laun usai di data.

“Tentunya salah satu hal yang diutamakan adalah pendataan dari PMI (pekerja migran Indonesia) baik prosedural maupun non prosedural memastikan berapa banyak yang harus kita pulangkan,” ungkap Anggota DPR RI Komisi VIII Fraksi Gerindra ini.

Rahayu Saraswati menjelaskan, bahwa pada saat ini ada ribuan TKI dan TKW yang bermasalah. Tetapi, Kementerian Sosial (Kemensos) selaku pihak yang berkewajiban mendapatkan jatah yang di batasi mengembalikan 70 ribu TKI yang bermasalah.

“Dan selalu ada lebih banyak yang belum dipulangkan artinya apa? Artinya anggarannya yang saat ini dianggarkan walapun kami di komisi VIII selalu memperjuangkan kepada Kementerian Sosial itu Kementerian Sosial yang mengajukan ke kita dan mereka hanya bisa diberikan segitu oleh Kementerian Keuangan dan Bappenas dan itu memang salah satu PR terbesar kita,” jelas Rahayu.

Janji Prabowo-Sandi Untuk Kembalikan TKI Dan TKW Bermasalah

Janji Prabowo-Sandi Untuk Kembalikan TKI Dan TKW Bermasalah (pojokutama.com)

Bukan hanya semata-mata mengembalikan para TKI dan TKW yang bermasalah saka, tetapi Prabowo-Sandi pun akan memaksimalkan ketersediaan lapangan pekerjaan di Indonesia, agar masyarakat tidak harus mencari nafkah ke luar negeri. Menurut Rahayu, karena banyak TKI akibat sedikitnya lapangan pekerjaan yang ada di Indonesia.

“Kita akan menciptakan lapangan kerja di Indonesia. Saya sebagai salah satu aktifis anti perdagangan orang di mana salah satu isu adalah TKI kita tahu mengapa banyak TKI di luar negeri, menjadi tenaga migran di negara lain, ya karena kurangnya lapangan kerja di Indonesia,” tutur Rahayu.

Bukan hanya itu saja, nantinya akan ada petololongan pendanaan dan juga pembimbingan usaha lewat program OK OCE agar supaya masyarakat dapat membangun usaha di dalam negeri.

Dengan seperti itu, di harapkan agar nantinya masyarakat Indonesia yang mudah untuk mendapatkan pekerjaan dengan mudah. Sehingga perekonomian masyarakat di Indonesia dapat membaik dengan seiring berjalannya waktu.

About author