Salah Satu Pejabat Daerah Kembali Tertangkap Terkait Kasus Korupsi Dari Partai PDIP

Salah Satu Pejabat Daerah Kembali Tertangkap Terkait Kasus Korupsi Dari Partai PDIP

25 views
0

Jakarta – Salah satu pejabat daerah kembali di tangkap terkait dengan kasus korupsi dan juga penyalahgunaan kekuasaan. Salah satu pejabat daerah yang di tangap yaitu Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi yang di duga atas penyalahgunaan pemberian izin kepada tiga perusahaan tambang di Kalimantan Barat. Izin untuk tiga perusahaan itu di keluarkan dengan melanggar peraturan. Ketua KPK Laode Syarif mengungkapkan, bahwa perusahaan tersebut dapat merusak lingkungan lewat kegiatan itu, yang menyebabkan kerugian negara mencapai Rp5,8 triliun.

Para penyelidik di Indonesia sudah membekuk seorang pejabat terkait dengan dugaan korupsi dalam pemberian izin tambang di Kalimantan. Supian Hadi merupakan seorang Bupati Kotawaringin Timur di Provisni Kalimantan Tengah. Dia di tuding atas izin tiga perusahaan yakni PT Fajar Mentaya Abadi, PT Aries Iron Mining, dan PT Billy Indonesia.

Pembekukkan Supian menjadi penting, sebab itu adalah lanjutan dari penyelidikan panjang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang biasanya beraksi dengan menyadap telepon para pejabat dan setelah itu menangkap mereka dalam operasi tangkap tangan ketika menerima sogokan.

Tidak ada penyelidikan seperti itu untuk Supian. Tetapi, Laode Syarif menjelaskan, bahwa lembaga tersebut mempunyai bukti suap, yang di kirimkan ke Supian lewat “pihak ketiga”. Hal itu di jelaskan oleh Laode kepada wartawan di Jakarta, pada 01/02/2019.

Dia menyebut, seusai dia ti tunjuk untuk menjabat menjadi bupati pada tahun 2010, dia memberikan izin tambang untuk PT Fajar Mentaya Abadi, perusahaan yang mana kader tim kampanyenya mempunyai saham dan juga menjabat sebagai direktur.

Izin tersbut di berikan dengan melanggar peraturan, tambah Laode, dan perusahaan tersebut kemudian merusak lingkungan lewat kegiatan tersebut, yang mnyebabkan kerugian negara mencapai Rp5,8 triliun.

Salah Satu Pejabat Daerah Kembali Tertangkap Terkait Kasus Korupsi Dari Partai PDIP

Salah Satu Pejabat Daerah Kembali Tertangkap Terkait Kasus Korupsi Dari Partai PDIP (pojokutama.com)

“Dengan penyelidikan ini, daftar kepala daerah yang terperangkap dalam kasus korupsi meningkat,” jelas Laode,

“baik dalam dugaan menerima suap maupun dalam penyalahgunaan wewenang dalam penerbitan izin tambang untuk pengusaha.” tambahnya.

Menurut juru bicara KPK Febri Diansyah, penyelidikan di mulai dengan adanya keluhan dari masyarakat. Safrudin Mahendra, kepala LSM lokal Save Our Borneo, menyebutkan organisasi tersebut melaporkan Supian ke KPK pada tahun 2014, di bawah kepemimpinan almarhum Nordin Abah, yang meningal pada tahun 2017 usai bertahun-tahun menyelidiki korupsi di provinsi itu.

Nordin juga memberikan banyak laporan kepada KPK tentang Darwan Ali, Bupati lama kabupaten tetangga Seruyan dan juga mantan mertua Supian.

Dengan semakin terungkapknya kasus korupsi yang sedang marak di Indonesia saat ini, dapat memperlihatkan kebenaran pejabat sekarang yang banyak menggunakan uang rakyat dan juga menerima sogokan.

About author