Soal Kebocoran Anggaran, Prabowo Ibaratkan Keadaan Indonesia Tengah Bleeding

Soal Kebocoran Anggaran, Prabowo Ibaratkan Keadaan Indonesia Tengah Bleeding

9 views
0

Jakarta – Prabowo Subianto sebagai calon presiden no urut 02 mengungkapkan terkait dengan kebocoran dana negara Indonesia. Dia menyimpulkan, Indonesia layaknya anggota tubuh yang tengah berdarah-darah. Dia memberikan contoh dari kebocoran dana tersebut seperti hasil tambang yang di dapat sebanyak 30 namun di laporkannya hanya 15 juta.

Menurutnya, hal tersebut yang menyebabkan Indonesia mengalami kebocoran anggaran. Hal itu di sampaikannya saat menyampaikan orasinya dalam kegiatan konsolidasi nasional Aliansi Pencerah Indonesia (API) bersama eksponen Muhammadiyah yang berlokasi di Hotel Sahid, Jakarta, pada 3/3/2019.

“Kalau yang dilaporkan hanya 15 juta padahal dia tambangnya 30 juta, itu kan 150 juta dolar tiap tahun satu tambang, Indonesia hilang uang,” ujar Prabowo.

Dia menjelaskan, dengan hal tersebutlah yang dia katakan sebagao kebocoran anggaran. Dan menurut Prabowo hal itu dia katakan sebagai ‘bleeding‘. Prabowo mengatakan jika Indonesia tengah mengalami bleeding atau Indonesia tengah berdarah-darah.

“Itu yang saya bilang kebocoran. Itu yang saya sebut bleeding, Indonesia sedang bleeding. Indonesia sedang berdarah,” jelasnya.

Soal Kebocoran Anggaran, Prabowo Ibaratkan Keadaan Indonesia Tengah Bleeding

Soal Kebocoran Anggaran, Prabowo Ibaratkan Keadaan Indonesia Tengah Bleeding (pojokutama.com)

Ketua Umum Partai Gerindra ini mengibaratkan keadaan Indonesia yang tengah berdarah-darah seperti tubuh manusia yang tengah berdarah. Dia menyatakan, jika Indonesia telah bertahu-tahun lamanya dalam keadaan seperti itu. Dan menurutnya, banyak para elite yang tak ingin peduli keadaan Indonesia yang seperti itu.

“Indonesia saking kayanya, kita sudah bleeding bertahun-tahun. Tapi elite kita banyak tidak mau lihat,” kata dia.

Mantan Danjen Kopassu itu menilai, jika persoalan  pendarahan di Indonesia tersebut hanya dapat di selesaikan dengan upaya yang sementara, seperti donor darah. Dia membandingkan donor darah tersebut layaknya utang. Kemudian dia menjelaskan, jika di Indonesia ini banyak menghasilkan utang dan bukanya dari hasil kekayaan Indonesia sendiri, hal tersebut yang di nilainya harus secepatnya di hentikan.

Bleeding, transfusi darah. Bleeding, transfusi darah. Jadi kita hidup sekarang dengan produksi utang, tidak dengan hasil bumi kita sendiri, tidak dengan keuntungan kita sendiri, tidak dengan tabungan kita sendiri. Ini yang harus kita hentikan, pendarahan kekayaan Indonesia,” tutup calon presiden no urut 02 itu.

About author

Your email address will not be published. Required fields are marked *