BPN Prabowo-Sandi : Ada 17,5 Juta Nama Di DPT Tak Lazim

BPN Prabowo-Sandi : Ada 17,5 Juta Nama Di DPT Tak Lazim

15 views
0

Jakarta – Adik kansung dari calon presiden no urut 02 Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo yang juga sebagai Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mengungkapkan, jika terdapat 17,5 juta nama yang ada di Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang di nilainya tidak lazim. Hal itu di sampaikannya saat mengunjungi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang berada di Jl. Imam Bonjol, Jakarta Pusat, pada 11/3/2019.

“Kami BPN tim IT kami masih ada masalah sejumlah nama kurang lebih 17,5 juta nama ya, itu minimal. Itu namanya dianggap ganda, bisa juga dinilai invalid dll,” ujar Hashim.

Hashim menjelaskan, bahwa tim IT BPN Prabowo-Sandi membuat konfirmasi dan pendalaman kepada data DPT Hasil Perbaikan tahap II (DPTHP) pada 15/12/2018. Dia menyebutkan, data yang di nilai tak lazim, contohnya orang yang lahir di tanggal 1 Juli dari hasil pengumpulan hingga 9,8 juta, namun dihari yang lain layaknya pada 2 Juli informasinya hanya terdpaat 520 ribu, sampai hal tersebut bisa di katakan tak lazim.

“Pada hari-hari lain rata-rata yang lahir 520 ribu orang ya, terus tiba-tiba tanggal 1 Juli 9,8 juta, tanggal 2 Juli 520 ribu dan ini kan kita anggap nggak wajar,” jelas Hashim.

Terdapat tiga tanggal lahir yang di nilai tidak lazim oleh Hashim, seperti 1 Juli ada sekitar 9,8 juta, di tanggal 31 Desember ada sekitar 5,3 juta, serta di tanggal 1 Januari ada 2,3 juta. Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu menuturkan, jika Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi serta Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menjalankan pemeriksaan DPT bersamaan di wilayah yang terdapat temuan DPT yang tak lazim itu.

BPN Prabowo-Sandi : Ada 17,5 Juta Nama Di DPT Tak Lazim

BPN Prabowo-Sandi : Ada 17,5 Juta Nama Di DPT Tak Lazim (pojokutama.com)

“So, ini yang kami sampaikan dan kami berbahagia dari KPU ada tanggapan cukup positif ya, nanti kami akan diberikan waktu untuk mengadakan bukan coklit, tapi pengecekan lapangan bersama secara random kita akan cek beberapa hal nanti kami akan laporkan lagi kepada kawan-kawan media,” kata dia.

Selain itu juga Ahmad Riza Patria selaku juru debat BPN Prabowo-Sandiaga mengungkapkan, jika terdapat data yang mencapai 300 ribu orang lebih, yang mempunyai usia lebih dari 90 tahun. Setelah itu, ada yang berusia di bawah 17 tahun hingga 20.475 orang terdapat di DPT. Riza menyebut jika KPU mau terbuka serta memberikan tanggapan baik soal perjumpaan itu.

“KPU janji akan perbaiki, revisi dan perbaiki. Kami harap semua masyarakat sama-sama kawal dan pastikan agar DPT bersih nggak ada manipulasi ganda dan kesalahan lain sehingga pemilu berkualitas,” tutup Riza.

About author