Sandi Terima Bungkusan Hitan Dari Pendukung, Ini Isinya

Sandi Terima Bungkusan Hitan Dari Pendukung, Ini Isinya

8 views
0

Kulon Progo – Mantan wakil gubernur DKI Jakarta yang saat ini menjadi calon presiden no urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno melakukan pertemuan bersama para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Pertemuan tersebut berlokadi di Pedukuhan Derwolo, Desa Pengasih, Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, pada 22/3/2019.

Di dalam pertemuan tersebut, Sandi di berikan bungkusan hitam dari salah seorang warga. Bungkusan tersebut di ketahu berisi uang sumbangan sebanyak Rp. 2 juta untuk sumbangan dana perjuangan Prabowo-Sandi. Salah seorang warga tersebut bernama Untoro. Dia memberikan langsung bungkusan tersebut kepada Sandi. Tidak banyak kalimat yang di keluarkan oleh Sandi saat mendapatkan bungkusan tersebut dan justru nampah terharu.

Usai kejaian tersebut, Sandi mengungkapkan rasa terimakasihnya karena sumbangan itu. Dia sangat mengapresiasi berbagai sumbangan yang di berikan oleh masyarakat. Sebab, masyarakat dengan sukarela memberikan sumbangan tersebut untuk berjuang bersama Prabowo-Sandi.

Sandi Terima Bungkusan Hitan Dari Pendukung, Ini Isinya

Sandi Terima Bungkusan Hitan Dari Pendukung, Ini Isinya (pojokutama.com)

“Saya ucapkan terimakasih kepada Pak Untoro dan istri atas sumbangan dari hasil tabungannya untuk perjuangan Prabowo-Sandi. Kami merasakan ketulusan dan keihlasan di sini. Senoga jasa bapak bisa mengantarkan Indonesia menuju adil makmur,” tutur Sandi.

Di dalam acara tersebut, Sandi bukan hanya menyapa para pendukung, namun juga dia meluangkan waktunya untuk melihat sejumlah produk UMKM Kulon Progo yang di pamerkan dalam acara tersebut. Produk UMKM tersebut, seperti batik geblek renteng khas Kulon Progo. Serta sejumlah pembatik menyampaikan sejumlah keluhan kepada Sandi soal sulitnya untuk mendistribusikan produknya.

Karena itu, Sandi berkomitmen akan menciptakan strategi untuk pembatik-pembatik tersebut untuk memudahkan distribusi produk tersebut. Seperti dengan melewati OK Oce yang di katakannya bisa menjadi media pendistribusian.

“Ok oce akan lakukan pelatihan dan pendampingan lalu dibantu pemasarannya. Lewat jejaringnya, batik geblek khas Kulon Progo ini tidak hanya akan dijual di sini saja tapi juga nasional seperti Jakarta dan Medan,” pungkas Sandi.

About author