Kampanye Di Solo, Prabowo : Lebih Baik Saya Mati Daripada Nyerah

Kampanye Di Solo, Prabowo : Lebih Baik Saya Mati Daripada Nyerah

6 views
0

Solo – Calon presiden Koalisi Adil Makmur Prabowo Subianto kembali menyindir terkait kekayaan Indonesia yang mengalir ke luar negeri. Hal tersebut dia sampaikan saat melakukan kampanye terbuka di Stadion Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, pada (10/4/2019). Prabowo mengungkapkan, imbasnya, yakni kekayaan Indonesia tak dapat dirasakan oleh semua rakyat Indonesia serta hanya mememberikan keuntungan untuk sebagian orang saja.

“Ini yang menguntungkan segelintir orang saja. Segelintir orang membiarkan kekayaan Indonesia dibawa ke luar negeri,” ungkap Prabowo.

Prabowo menilai, bahwa sebagian masyarakat yang dia jumpai ketika kampanye sudah mengetahui persoalan tersebut. Sudah tak heran lagi, bila masyarakat sekarang ini menginginkan adanya perubahan kepemimpinan.

“Rakyat indonesia sudah ingin perubahan. Kita harus ganti arah bangsa ini, harus kembali ke jalan yang benar,” jelas dia.

Setelah itu dengan berkobarkobar, Ketua Umum Partai Gerindra ini menyatakan, jika dia tak akan menyerah untuk bisa mengakhiri arus kekayaan Indonesia ke luar negeri. Walau, kata dia, dia sering mendapatkan gangguan dari pihak-pihak tertentu.

Kampanye Di Solo, Prabowo : Lebih Baik Saya Mati Daripada Nyerah

Kampanye Di Solo, Prabowo : Lebih Baik Saya Mati Daripada Nyerah (pojokutama.com)

“Tapi saya tidak gentar, saya tidak menyerah, saya tidak takluk, saya tidak akan berlutut. Lebih baik saya mati daripada menyerah kepada orang-orang itu,” ujar Prabowo.

Di dalam kegiatan kampanye akbar itu datang beberapa elite tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasanagn calon presiden dan wakil presiden no urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno seperti, Djoko Santoso, Titiek Soeharto, Neno Warisman, Hidayat Nur Wahid serta Syarief Hasan.

Hadir juga mantan gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo, mantan wakil gubernur Jawa Tengah Rustriningsih, Rachmawati Soekarnoputri, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Agus Harimurti Yudhoyono, anggota-anggota GNPF, FPI serta LPI.

Di harapkan agar nantinya pasangan calon presiden dan wakil presiden no urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno bisa memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang. Serta juga di harapkan agar bisa membantu untuk memperbaiki keadaan Indonesia menjadi lebih baik lagi untuk kedepannya.

About author