Prabowo : Para Kiai Besar Dan Habaib Tak Titipkan Khilafah Kepada Saya

Prabowo : Para Kiai Besar Dan Habaib Tak Titipkan Khilafah Kepada Saya

7 views
0

Surabaya – Calon presiden nomor urut 02  Prabowo Subianto menanggapi pihak-pihak yang menyatakan jika kampanye terbuka yang di lakukannya bersama calon wakil presiden no urut 02 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, pada (7/4/2019) dinilai tidak inklusif. Hal tersebut di ungkapkan oleh Prabowo saat melakukan acara pidato kebangsaan di Dyandra Convention Hall, Surabaya, Jawa Timur, pada (12/4/2019).

“Ada yang menuduh saya dan tim saya tidak inklusif, membangun pemerintahan selain Pancasila, kita membangun khilafah,” ungkap Prabowo.

Dia juga menjelaskan, jika Prabowo-Sandi pun didukung tokoh-tokoh bukan hanya dari agama Islam. Dia menilai, beberapa hari yang lalu menyatakan menerima dukungan dari 300 pendeta dari agama protestan.

“Jadi tim saya juga banyak dari agama Protestan, Katolik, Hindu, dan lain-lain,” jelasnya.

Prabowo-Sandi bukan hanya didukung oleh koalisi Adil Makmur yang mencakup PKS, PAN, Demokrat, Partai Berkarya, dan Gerindra, Prabowo pun mengatakan, jika dia menerima dukungkan dari ijtima’ ulama serta Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama.

Prabowo menilai, bahwa dia tidak pernah berpikir untuk memakai sistem khilafah bila nantinya di berikan mandat untuk menjadi presiden. Para kiai besar serta habaib yang memberikannya dukungan dikatakan tidak pernah mengharapkan khilafah menjadi sistem dalam bernegara di Indonesia.

Prabowo : Para Kiai Besar Dan Habaib Tak Titipkan Khilafah Kepada Saya

Prabowo : Para Kiai Besar Dan Habaib Tak Titipkan Khilafah Kepada Saya (pojokutama.com)

“Para kiai besar tidak ada yang nitip khilafah kepada saya. Habaib juga tidak ada. Yang selalu dititip Islam rahmatan lil alamin,” ujar Ketua Umum Partai Gerindra ini.

Demokrasi, dianggapnya merupakan sistem pemerintahan terbaik dan teruji di Indonesia. Dia menambahkan, jika sistem demokrasi menjadi bentuk yang terbaik dari yang ada.

“Karena itu secara sadar tokoh-tokoh bangsa selalu berusaha membangun budaya demokrasi,” tutur dia.

“Tetapi kita mengerti selalu ada kelompok yang mengutamakan kekuasaan pribadi dan kelompoknya. Demi mempertahankan itu, mereka melakukan segala cara yang tidak menguntungkan bangsa,” tambah mantan Danjen Kopassus ini.

Semoga di hari pencoblosan nanti, pasangan calon presiden dan wakil presiden no urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno bisa memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 ini dengan hasil terbaik. Serta juga di harapkan berbagai kecurangan yang ingin mengalahkan Prabowo-Sandi bisa segera terungkap.

About author