Di Sisa Waktu Pemilu 2019, BPN Minta KPU Berlaku Baik Dan Jujur

Di Sisa Waktu Pemilu 2019, BPN Minta KPU Berlaku Baik Dan Jujur

9 views
0

Jakarta – Para Sekretaris Jenderal (Sekjen) partai politik pengusung pasangan calon presiden- dan calon wakil presiden Koalisi Adil Makmur Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno, memeriksa ruangan server yang dimanfaatkan KPU untuk menempatkan berkas-berkas digital hasil penghitungan suara Pemilu 2019 ini.

Mereka yang hadir di KPU yakni Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan, Sekjen PKS Mustafa Kamal, Sekjen Berkarya Priyo Budi Santoso, serta ada juga Sekjen PAN Eddy Soeparno. Pemeriksaan dilakukan usai para sekjen melakukan konferensi pers di KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, pada (25/4/2019).

Beberapa komisioner KPU pun menemani para sekjen untuk memeriksa ruangan server yang terdapat di gedung utama KPU. Pemeriksaan dilakukan secara tertutup dari media.

Di dalam konferensi pers yang di lakukan, Sekjen Gerindra yang sebagai Wakil Ketua BPN Ahmad Muzani mengatakan, kehadiran mereka tersebut untuk beraudiensi dengan para komisioner di KPU. Para sekjen meminta agar KPU mementingkan keterusterangan dalam menangani hasil Pemilu 2019, di sisa waktu menuju perampungan perhitunganasi serta pengumuman hasil akhir pemilu 2019 ini.

Di Sisa Waktu Pemilu 2019, BPN Minta KPU Berlaku Baik Dan Jujur

Di Sisa Waktu Pemilu 2019, BPN Minta KPU Berlaku Baik Dan Jujur (pojokutama.com)

“Kami memberi harapan kepada KPU agar sisa waktu yang ada digunakan dengan baik, supaya KPU berlaku baik, jujur. Supaya setiap hak suara yang diberikan rakyat benar-benar menjadi sebuah kedaulatan rakyat yang dihargai,” tutur Muzani.

Selain itu, Ketua KPU Arief Budiman berkomitmen untuk mengawasi Pemilu 2019 berlangsung jujur serta  adil. Arief menyampaikan nasihat-nasihat dari BPN berharga, untuk menetapkan Pemilu yang baru saja usai menjadi mekanisme demokrasi yang berkualitas.

“Kami akan tindaklanjuti sebagaimana catatan yang disampaikan pada kita, dan masukan ini disampaikan agar pemilu tetap adil dan jurdil,” kata Arief.

Di harapkan agar nantinya tim dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dapat terbuka kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk menyampaikan hasil dari peraihan suara yang telah di dapatkan oleh masing-masing pasangan calon presiden dan wakil presiden di Pemilu 2019.

About author